warga-pandeglang-khawatir-usai-masih-diguyur-hujan-deras

Warga Pandeglang Khawatir Usai Masih Diguyur Hujan Deras

Warga Pandeglang Khawatir Usai Masih Diguyur Hujan Deras. Hujan deras yang masih mengguyur wilayah Kabupaten Pandeglang, Banten, sejak Selasa malam hingga Kamis siang 15 Januari 2026 membuat warga setempat semakin cemas, curah hujan tinggi yang hampir tanpa jeda ini telah memicu banjir di beberapa kecamatan seperti Cimanggu, Majasari, dan Panimbang serta longsor kecil di daerah pegunungan seperti Kecamatan Cimanggu dan Cibadak, akibatnya ratusan rumah terendam air setinggi lutut hingga pinggang, akses jalan utama terputus, dan puluhan keluarga terpaksa mengungsi ke posko sementara, kekhawatiran warga bertambah karena prakiraan cuaca menunjukkan potensi hujan lebat masih berlanjut hingga akhir pekan sehingga risiko banjir susulan dan tanah longsor semakin tinggi di tengah kondisi tanah yang sudah jenuh air. BERITA BASKET

Dampak Banjir dan Longsor yang Terjadi: Warga Pandeglang Khawatir Usai Masih Diguyur Hujan Deras

Banjir bandang yang melanda sejak Rabu dini hari telah merendam ribuan rumah di dataran rendah terutama di sekitar Sungai Ciberang dan Sungai Cibanten, air bah yang membawa lumpur dan material kayu membuat beberapa permukiman di Desa Kadumerak dan Desa Cibadak terisolasi sementara jembatan penghubung rusak ringan sehingga evakuasi warga menggunakan perahu karet menjadi satu-satunya pilihan, di sisi lain longsor terjadi di beberapa titik lereng Gunung Karang dan Gunung Pulosari yang menutup akses jalan provinsi serta mengancam rumah warga di bawahnya, hingga saat ini tercatat satu korban luka ringan akibat tertimpa material longsor dan puluhan hektare sawah serta kebun warga terendam lumpur, kerugian material diperkirakan mencapai miliaran rupiah sementara warga yang mengungsi kini bergantung pada bantuan logistik dasar seperti makanan siap saji air bersih dan selimut yang mulai terbatas karena distribusi terhambat oleh kondisi jalan yang rusak.

Upaya Penanganan dan Antisipasi dari Pemerintah Daerah: Warga Pandeglang Khawatir Usai Masih Diguyur Hujan Deras

Pemkab Pandeglang bersama BPBD setempat telah mendirikan beberapa posko pengungsian di balai desa dan gedung serbaguna serta mengerahkan tim gabungan untuk membersihkan material longsor dan memompa air di permukiman terdampak, evakuasi warga di daerah rawan terus dilakukan secara door-to-door dengan bantuan relawan dan TNI-Polri yang turun membantu distribusi bantuan serta pengamanan lokasi, pemerintah daerah juga mengimbau warga yang tinggal di bantaran sungai dan lereng curam untuk segera mengungsi ke tempat aman jika hujan kembali deras karena potensi banjir bandang dan longsor susulan masih sangat besar, koordinasi dengan provinsi dan pusat sudah dilakukan untuk meminta tambahan alat berat excavator serta pompa air agar pembersihan bisa dipercepat, di sisi lain petugas cuaca lokal terus memantau intensitas hujan dan ketinggian air sungai agar peringatan dini bisa disebarkan lebih cepat melalui sirine dan pengeras suara desa.

Kekhawatiran Warga dan Harapan ke Depan

Warga Pandeglang kini hidup dalam ketegangan karena hujan yang tak kunjung reda membuat mereka takut kehilangan rumah dan mata pencaharian, banyak yang mengaku sudah kelelahan secara fisik dan mental setelah beberapa hari terjebak banjir serta khawatir anak-anak dan lansia yang menjadi kelompok rentan terdampak kesehatan akibat air kotor dan cuaca dingin, di tengah kekhawatiran itu muncul rasa solidaritas antarwarga yang saling membantu membawa barang berharga ke tempat tinggi atau berbagi makanan bagi yang mengungsi, mereka berharap pemerintah bisa segera memperbaiki infrastruktur rusak dan memberikan bantuan pemulihan agar kehidupan normal bisa kembali meski musim hujan masih panjang, sebagian warga juga meminta agar program normalisasi sungai dan reboisasi lereng bisa dipercepat sebagai langkah jangka panjang guna mengurangi risiko bencana serupa di tahun-tahun mendatang.

Kesimpulan

Hujan deras yang masih mengguyur Pandeglang meninggalkan kekhawatiran mendalam bagi warga yang sudah menghadapi banjir dan longsor berulang dalam beberapa hari terakhir, meski upaya penanganan dari pemerintah daerah dan tim gabungan berjalan cukup intensif namun kondisi cuaca yang belum membaik membuat masyarakat tetap waspada dan siap mengungsi kapan saja, situasi ini menjadi pengingat betapa pentingnya kesiapsiagaan menghadapi musim hujan ekstrem serta perlunya perbaikan sistem drainase dan pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan, diharapkan hujan segera mereda sehingga warga bisa kembali ke rumah dengan aman dan proses pemulihan bisa dimulai secepat mungkin, solidaritas dan kesabaran bersama menjadi kunci utama agar Pandeglang bisa bangkit dari bencana ini tanpa meninggalkan trauma berkepanjangan.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *