Polres Jaksel Telah Sediakan Perahu Untuk Banjir. Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak Rabu malam memicu luapan Sungai Ciliwung dan saluran drainase di Jakarta Selatan. Pagi ini, genangan mencapai 70-120 cm di beberapa ruas utama seperti Jalan MT Haryono, Jalan Pancoran Barat, dan kawasan sekitar Tebet Raya. Banyak rumah warga terendam hingga dada orang dewasa, memaksa ratusan keluarga terisolasi. Polres Jaksel langsung mengaktifkan Satgas Banjir dengan mengerahkan 12 unit perahu karet beserta 45 personel terlatih. Peralatan ini ditempatkan di lima titik utama: Posko Cawang, Pancoran, Tebet, Cipinang Melayu, dan sekitar Kalibata. Tujuannya memastikan evakuasi cepat bagi lansia, anak kecil, dan warga yang membutuhkan bantuan mendesak. BERITA TERKINI
Penempatan Perahu dan Operasi Evakuasi: Polres Jaksel Telah Sediakan Perahu Untuk Banjir
Tim Satgas Banjir Polres Jaksel mulai bergerak sejak pukul 04.30 WIB. Perahu karet ditempatkan di lokasi genangan terdalam agar bisa menjangkau rumah-rumah yang terisolasi. Di Pancoran Barat, misalnya, perahu berhasil mengevakuasi 28 warga termasuk tiga balita dan dua lansia yang tidak bisa keluar rumah karena air setinggi 110 cm. Di kawasan Cipinang, tim menggunakan perahu untuk mengantar bantuan makanan dan obat-obatan ke 45 kepala keluarga yang terjebak. Setiap perahu dikawal dua personel bersenjata lengkap rompi pelampung dan peralatan medis dasar. Operasi evakuasi diprioritaskan untuk kelompok rentan, sementara warga lain yang masih bisa berjalan diarahkan ke posko pengungsian terdekat. Hingga siang hari, sudah lebih dari 120 orang berhasil dievakuasi menggunakan perahu, dan proses masih berlanjut karena beberapa titik genangan belum surut sepenuhnya.
Dukungan Logistik dan Koordinasi dengan Instansi Lain: Polres Jaksel Telah Sediakan Perahu Untuk Banjir
Polres Jaksel tidak bekerja sendiri. Mereka berkoordinasi ketat dengan BPBD DKI Jakarta, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, serta TNI untuk mempercepat distribusi bantuan. Posko utama di Mapolres Jaksel menyediakan stok makanan siap saji, air minum, selimut, dan obat-obatan dasar yang dibagikan melalui perahu ke kawasan terdampak. Beberapa perahu juga digunakan untuk mengangkut pompa portable ke titik-titik kritis agar pengurasan lebih efektif. Personel gabungan dari polisi, TNI, dan relawan masyarakat turut membantu membersihkan saluran tersumbat di sekitar lokasi genangan. Warga yang dievakuasi langsung dibawa ke tempat penampungan sementara di gedung sekolah dan balai RW terdekat, di mana sudah disiapkan matras, makanan hangat, dan layanan kesehatan dasar. Koordinasi ini berjalan lancar, dengan komunikasi radio dan grup koordinasi yang aktif sejak malam sebelumnya.
Tantangan dan Antisipasi Selanjutnya
Meski perahu membantu banyak, tantangan tetap ada. Arus air yang kuat di beberapa saluran membuat navigasi perahu sulit, terutama saat hujan tambahan turun pagi tadi. Beberapa ruas masih terlalu dalam untuk perahu kecil, sehingga tim harus bergantian menggunakan alat berat untuk membuka akses. Warga diminta tetap tenang dan tidak memaksakan keluar rumah jika air masih tinggi. Antisipasi ke depan mencakup penambahan perahu jika genangan bertambah, pengerukan saluran rutin, dan pemantauan cuaca ketat. Prediksi menunjukkan hujan masih mungkin turun sporadis sore hingga malam ini, sehingga Satgas Banjir akan tetap siaga penuh. Pemerintah daerah juga berjanji mempercepat normalisasi sungai dan pemasangan pompa tambahan di titik rawan Jakarta Selatan agar kejadian serupa tidak berulang di musim hujan mendatang.
Kesimpulan
Kesiapan Polres Jakarta Selatan menyediakan perahu untuk banjir menjadi langkah nyata membantu warga yang terisolasi di tengah genangan meluas. Dengan evakuasi cepat dan distribusi bantuan langsung ke rumah-rumah terdampak, ratusan jiwa sudah terbantu sejak pagi ini. Kerja sama antarinstansi berjalan baik, meski tantangan cuaca dan arus air masih menjadi hambatan. Kejadian ini sekali lagi menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan infrastruktur yang lebih baik di kawasan rawan banjir. Sampai genangan surut sepenuhnya, perahu-perahu tersebut akan tetap menjadi andalan utama penyelamatan. Terima kasih kepada tim yang bekerja keras sejak dini hari—semoga kondisi segera membaik bagi seluruh warga Jakarta Selatan.